Bom Nuklir Menyebabkan Awan Jamur, Kok Bisa?

ledakan-di-beirut-1

Bila mendengar satu kata, yaitu bom nuklir, kita bisa membayangkan entah itu Albert Einstein atau pun suatu peristiwa ledakan yang menghancurkan sektarnya. Tentu hal ini dapat membuat orang terheran-heran mengenai bom satu ini. Kok bisa ya sebuah bom bisa menghasilkan ledakan yang berdampak luas menghancurkan segala sesuatu yang berada di sekitarnya? Bagaimana cara awan ini terbentuk? Yuk simak penjelasan berikut ini.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa gas panas yang terbakar dihasilkan dari ledakan bom atom tersebut. Gas panas tersebut terlihat membentuk bla. Bola ini juga berakselerasi ke segala penjuru arah dibarengi dengan membumbung ke atas.

Dari akselerasi bola tersebut terbentuklah yang biasa disebut oleh orang-orang, yaitu awan jamur atau tudung jamur. Perlu diketahui, bola gas yang berakselerasi lebih panas dan kurang cukup padat apabila dikomparasi dengan udara sekitarnya.

Selain itu, perbedaan suhu antara bagian tengah dan luar awan jamur menghasilkan gulungan yang terdapat di bagian bawah tudung/tengah awan jamur tersebut.

Suhu panas dan kenaikan yang lebih cepat dimiliki bagian tengah dari awan tudung/ jamur ini. Hal ini juga melewati sisi pinggir bagian luar yang cenderung lebih dingin dan kurang cepat.

Saat berada di angkasa, terciptanya bola cerobong sebagai akibat dari bola tersebut meninggalkan udara yang telah memanas. Momen ini menarik semua asap dan gas yang berada di sekitarnya. Oleh karena itu, dari momen tersebut membentuk apa yang biasa disebut awan tudung/jamur tadi.

Dari serangkaian proses yang telah dijelaskan di atas, dapat disimpulkan bahwa percampuran antara dua jenis zat dengan tingkat kepadatan yang berbeda-beda. Rangkian proses tersebut disebut Instabilitas Rayleigh-Taylor.

Referensi: https://nationalgeographic.grid.id/read/132278567/mengapa-bom-nuklir-menyebabkan-terbentuknya-awan-jamur

Related posts