Amazon Tunjuk CEO Baru, Tantangannya Ini Lho!

https://images.unsplash.com/photo-1551135049-8a33b5883817?ixlib=rb-1.2.1&q=85&fm=jpg&crop=entropy&cs=srgb

Amazon baru saja menunjuk pimpinan baru pengganti Jeff Bezos, yaitu Andy Jassy. Andy Jassy bukanlah orang baru di perusahaan E-Commerce tersebut. Beliau telah bergabung dengan Amazon pada tahun 1997 sebagai manajer pemasaran. Salah satu prestasinya selama berkarier di Amazon adalah mencetuskan AWS Cloud (Amazon Web Service). AWS Cloud merupakan salah satu produk dari Amazon yang bergerak dalam penyimpanan daring atau lebih akrab disebut Online Cloud. Bisnis ini telah digarap sejak tahun 2003 hingga sekarang telah menciptakan profit yang menggiurkan. Akan tetapi, di balik posisi puncaknya seorang Andy, terdapat beberapa rintangan yang akan ia hadapi.

Ancaman Antitrust

Amazon memiliki sejarah yang cukup panjang dan dibalik sejarah itu terdapat pula beberapa masalah. Salah satunya adalah masalah antitrust atau kepercayaan pihak eksternal terhadap Amazon. Masalah ini timbul akibat dari munculnya produk Amazon yang diduga dari kostumer AWS. Dugaan ini berupa Amazon diam-diam meniru produk “sukses” dari kustomer bisnis AWS Cloudnya. Masalah ini tentunya tidak lah mudah untuk diselesaikan. Oleh karena itu, sang pimpinan baru perlu mempersiapkan “tameng” untuk menepis dugaan ini.

Potensi Kerusuhan Buruh

Amazon merupakan perusahaan yang cukup unik. Sebab, di kala pandemi menyerang, perusahaan ini malah merekrut lebih dari 400.000 pegawai pada akhir Oktober 2020. Pegawai yang banyak ini tentunya bisa saja membentuk Unionisasi yang dapat mengannggu stabilitas perusahaan.

https://images.unsplash.com/photo-1523474253046-8cd2748b5fd2?ixlib=rb-1.2.1&q=85&fm=jpg&crop=entropy&cs=srgb

Pertumbuhan Lebih Lanjut

Di kala pandemi ini, Amazon meraup keuntungan yang sangat fantastis, yaitu sebanyak $125,56 Milyar pada kuartal IV tahun 2020. Nilai kapilitas perusahaannya juga melonjak sangat signifikan dari $1,507 Milyar hingga menjadi $3.380 . Pandemi ini membuat orang-orang perlu mengurangi aktivitas di luar sehingga tidak sedikit yang melakukan transaksi secara daring di Amazon. Sebagai pimpinan, Andy Jassy tidak boleh terlena akan kondisi Amazon yang sedang berada di “puncak”. Sebab, diperlukan langkah strategis untuk “survive” ketika pandemi telah mereda dan kembali menjadi “new normal”

Related posts