BUMN Beli Produk UMKM

Gedung Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara)
UMKM
Ilustrasi UMKM

Situasi pendemi ini membuat setiap orang dianjurkan untuk menetap di rumah, hanya keluar untuk keperluan tertentu. Akibatnya berdampak pada terpukulnya roda pergerakan ekonomi. Hal ini memukul sektor industri dan perdagangan, mulai dari perusahaan besar hingga UMKM (Usaha Mikro Kecil Menegah).

Nah, Kementerian Badan Usaha Milik Negeri (BUMN) menyediakan suatu platform khusus yang menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memasarkan barang dagangannya kepada perusahaan BUMN.

Dengan begitu, platform khusus ini diharapkan agar BUMN dapat berperan sebagai penyerap atau offtaker dari barang dagangan buatan UMKM.

Arya Sinulingga
Arya Sinulingga

Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga mengatakan bahwa sejumlah BUMN telah melakukan pembinaan terhadap UMKM baik dengan cara mandiri maupun adanya kerja sama dengan sesama BUMN, Kementerian, dan juga pihak swasta.

Salah satu BUMN yang berperan untuk membantu UMKM ini adalah PT Pertamina (Persero). Sampai kuartal III 2020, Perusahaan minyak pelat merah tersebut telah menyalurkan setidaknya lebih dari Rp52.000.000.000 untuk mendanai program kemitraan di seluruh penjuru wilayah Indonesia.

Total anggaran kemitraan Pertamina mencapai Rp 580 miliar yang kami catat, sudah membina lebih dari 63 ribu UMKM se-Indonesia.

Arya Sinulingga dalam suatu Webinar pada Sabtu (19/08/2020)

Platform yang dimaksud adalah PaDi (Platform Pasar Digital Ini). BUMN diharapkan daapt melakukan order produk dari pelaku UMKM dengan tender hingga Rp14.000.000.000 .

Jadi kami buat gabungkan tahap 1 ada 9 BUMN besar pengadaannya besar, transaksinya kita siapkan marketplace, kita adakan pendataan bisa melalui B2B dan B2C

Arya Sinulingga dalam suatu Webinar pada Sabtu (19/08/2020)

Dalam program platform PaDi ini terdapat delapan kelompok kegiatan yang bisa dipesan supplier baik jasa maupun barang kepada pelaku UMKM. Mulai dari material konstruksi, jasa konstruksi dan renovasi, jasa eksedisi dan pengepakan, hingga jasa persewaan furniture.

Selain itu, ada juga yang sewa peralatan dan perawatan mesin, jasa periklanan, jasa catering dan snack.

Beliau juga memaparkan terdaapt lebih dari 72.000 pelaku UMKM yag berperan sebagai penyedia/supplier jasa dan barang dengan porsi pengadaan hingga Rp18.520.000.000.000 .

Gedung Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara)
Gedung Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara)

Menteri BUMN, Erick Tohir, telah mengadakan langkah untuk mebatasi pengadaan BUMn dengan kisaran dari Rp250.000.000 hingga Rp14.000.000.000 yang hanya diperuntukkan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah.

Beliau mengatakan bahwa dengan memprioritaskan pelaku UMKM dalam hal pengadaan dinilai dapat menjadi penyeimbang pertumbuhan ekonomi akibat terpukulnya roda pergerakan perekonomian akibat dari mewabahnya virus corona.

Referensi: cnbcindonesia.com

Related posts