Di situasi seperti saat ini dimana masa-masa pandemi menyelimuti seluruh negara di seluruh belahan dunia membuat kita harus membatasi aktivitas. Hal ini perlu dilakukan guna menekan penyebaran virus Covid-19 yang sedang mewabah dimana-mana. Hal ini tentu membuat kita “terpaksa” harus berdiam diri di rumah jika tidak ada urusan mendesak untuk keluar rumah. Berdiam diri di rumah bisa mengasyikkan, tetapi bisa juga membosankan.

Jika sudah bosan, biasanya kita akan mengisi waktu untuk hal yang menyenangkan juga bisa jadi melakukan hobi kita masing-masing. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan di kala bosan menghampiri hari-hari di rumah adalah dengan bermain game di gawai (gadget) kita masing-masing. Hal ini tentu akan menyenangkan bagi penyuka main game.
Namun, kerap kali datang stigma bahwa bermain game kurang bermanfaat. Hal ini dapat terjadi lantaran bermain game kerap dipandang hanya berdiam diri di suatu tempat dengan menyibukkan diri masing-masing. Hal ini bisa jadi benar. Akan tetapi, ada kekeliruan yang terjadi. Kenapa? karena ternyata bermain game ada manfaatnya juga lho.
Lantas apa saja sih manfaatnya? Pertama, bermain game dapat menghilangkan stress. Hal ini disebabkan karena otak kita dipakai untuk berekreasi dengan melakukan hal yang kita suka, yaitu bermain game.

Selain itu, bermain game ternyata juga bisa lho menyelamatkan planet ini. Lho, bagaimana caranya? Ya, tentu bisa. Seiring berjalannya waktu, kampanye mengenai go-green dan save the earth terus digalakkan sehingga menyebabkan developer game pun ikut tersentuh hatinya untuk membuat game yang mendukung kampanye tersebut.
Hal ini terjadi pada game Angry Bird 2. Di Angry Bird 2, sang developer akan meyematkan alur cerita dimana pemain segera mengumpulkan bibit dan menanam pohon. Selain itu, para pemain juga bisa belajar mengenai dampak positif yang terjadi di kehidupan sebenarnya.
Menurut developer game Angry Bird 2, akan diperkenalkan mode baru, peta, acara bertema cerita , atau karya seni ke dalam game untuk sharing informasi dan pesan mengenai masalah lingkungan.