Nama Odading di berbagai daerah

Odading
Odading Mang Oleh
Video Odading Mang Oleh

Roti goreng khas Bandung, Odading, tengah menjadi perbincangan masyarakat belakangan ini. Hal ini disebabkan karena beberapa waktu lalu sang penjual Odading tersebut memasarkan dagangan dengan cara yang cukup unik. Ya, dengan cara video selfie dengan nada “agak ngegas”. Hal ini tentu mengundang para warganet membuat jadi penasaran akan roti goreng yang satu ini.

Eitss jangan salah lho. Ternyata ada pakar yang berpendapat mengenai Odading ini. Pakar di bidang sejarawan kuliner daru Unpad (Universitas Padjadjaran) Fadly Rahman.  

Odading adalah jenis kue atau kudapan dengan bahan-bahan sama halnya seperti donat 

Fadly Rahman

Dan kebetulan mulai dikenalnya ini di Jawa Barat pada masa-masa kolonial, ketika tepung terigu saat itu jadi bahan makanan yang sangat digandrungi oleh masyarakat,

Fadly Rahman Saat Dihubungi Kompas.com

Pada saat itu, bahan yang digunakan untuk membuat Odading adalah tepung terigu dicampur dengan gula dan telur. Setelah itu, diberikan ragi.  

Lantas bagaimana asal-usul dari Odading itu sendiri? Berikut ada penjelasan serta video mengenai sejarah nama dari Odading. 

Berita Odading Mang Oleh

Saat itu, terdapat salah satu penjual kue yang berasal dari Pribumi atau orang Sunda yang menjajakan kudapan.

“Lalu, ada seorang anak Belanda yang merengek-rengek pada ibunya untuk minta jajan. Akhirnya, penjual kudapan itu diberhentikan oleh ibunya,” ucap Fadly.

“Ibunya langsung melihat kue yang dijajakan itu. Sang ibu kemudian berkata kepada anaknya sambil menunjuk ke kue yang dimaksud, ‘O, dat ding?” lanjut dia. Adapun ‘O, dat ding’ adalah serapan dari tiga kosa kata bahasa Belanda yang berarti “O, benda itu?”.

Setelah peristiwa itu, lanjut Fadly, penjual kudapan tersebut lantas menamakan kue yang dijajakannya itu sebagai odading. “Jadi ya penamaannya tidak sengaja dan orang Sunda yang menjajakan kue atau makanan ini lantas menangkapnya odading, bukan ‘o, dat ting’ seperti halnya yang diucapkan orang Belanda tadi,” kata Fadly.

Selain itu, nama Odading itu cukup lucu sehingga sekarang sekarang ini menjadi ramai perbincangan masyarakat.  

Odading menjadi viral disebabkan oleh suatu cuplikan video dari seorang pria bernama Ade Londok yang mempromosikan barang daganga dengan cara yang cukup unik, yaknik “agak ngegas”. Walaupun terlihat menyampaikan promosinya dengan intonasi “marah”, hal ini dipadu dengan perpaduan penggunaan kata-kata lucu serta nyeleneh sehingga membuat warganet tertarik. 

Jika ditelusuri asal-usulnya, Odading bukan hanya ada di Bandung, melainkan ada di berbagai daerah lain. Seorang narasumber bernama Ivan Lanin, “dokter” yang aktif fi twitter, membeberkan nama lain Odading di berbagai daerah lain sebagai berikut:  

  1. Semarang = Bolang-Baling 
  2. Yogyakarta = Galundeng  
  3. Solo = Gembukan 
  4. Banyumas = Golang-Galing 
  5. Magelang = Gondang-Gandung  
  6. Jakarta = Kue Bantal 
  7. Medan = Kue Bohong  
  8. Banjarmasin = Kue Untuk-Untuk 
  9. Bandung = Odading 
  10. Malang = Roti Goreng 

Selain itu, beliau juga menambahkan nama Odading di daerah lain. Namun, kali ini bukan hanya berasal dari daerah di Indonesia, melainkan juga dari daerah mancanegara sebagai berikut: 

  1. Arab = Bakhomri 
  2. Prancis = Beignet 
  3. Manado = Brot Goreng 
  4. Sidoarjo = Godho Roti 
  5. Gresik = Mandel 
  6. Blitar = Montor 
  7. Belanda = Oliebollen 
  8. Tegal = Roten 

Dari sederet informasi yang dibeberkan Ivan Lanin ini bermanfaat untuk menambah wawasan bagi masyarakat khususnya warganet yang membaca cuitan Twitternya.  

https://food.detik.com/info-kuliner/d-5178029/daftar-nama-lain-odading-di-indonesia-bolang-baling-hingga-kue-bohong?utm_content=detikfood&utm_term=echobox&utm_campaign=detikcomsocmed&utm_medium=oa&utm_source=Twitter#Echobox=1600413421

Related posts